How to breastfeeding naturally???

Ikut aja edukasi laktasi maka kita akan tahu cara dan langkah menyusui. Dalam setiap edukasi laktasi pasti diajarkan dan diceritakan semua kisah menyusui dari ibu A sampai ibu Z.

Namun bagi saya faktanya adalah menyusui itu tidak sealami dan segampang cerita dan kelihatannya (-__-!) butuh perjuangan keras bagi saya untuk tidak menyerah dan konsisten menyusui.

Membersihkan payudara Saya membersihkan payudara ketika hamil, tapi mungkin tidak sesuai dengan yang diajarkan dan cenderung malas hahaha jadi alhasil susu saya memerlukan perjuangan hisapan penuh Kina untuk bisa keluar.

IMD -> gagal buat pertama kali melahirkan *cape ngulang ceritanya yeee*

Menyusui dengan perlekatan yang baik -> SUSAH! Apalagi kalau untuk sama-sama pertama kalinya. Saya pertama kali belajar menyusui dAn Kina pertama kali belajar nyusu. Karena saya caesar jadi saya menyusui sambil tidur *posisi ini menguntungkan bagi kami sekarang*, bayangkan saya harus menahan sakit habis operasi, depresi karena air susu tAk kunjung keluar ,melihat Kina yang haus dan butuh kenyamanan, lalu belum lAgi perlekatan yang belum benar.

Sambungan dari perlekatAn yang belum benar ini, berlanjut dan lebih terasa dirumah walaupun ASI sudah keluar. Kina makin besar, haus makin bertambah ga sabaran dan lidahnya makin terasa kasar *semua bayi pasti kasar lidahnya*, saya masih harus sembuh pasca operasi dan mengalami luka pada puting karena perlekatan yang belum benar.

Perlekatan yang belum benar ini mengakibAtkan rasanya puting seperti diAmplas, tau sendiri kalau puting memiliki saraf sensoris 100 kali lipat lebih sensitif dibandingkan kulit tubuh lainnya.

Keadaansm kami saat itu, puting saya luka *bukan cuma lecet*, membentuk kawah, tidak parah sekali tapi keluar darah karena luka. Setiap kali Kina mencoba menyusu di puting kiri, saya menangis karena terlalu sakit. Lama-lama saya tidak tahAn dengan luka di puting kiri saya. Saya pindah kina ke puting kanan, gantian Kina yang belum mau karena gak biasa nyusu di puting kanan. Dan sekalinya menyusu di puting kanan, puting kanan pun ikutan luka (-_-!) mwhuaaaaaa disaster banget rasanya waktu itu…

Saya ga tega lihat Kina nyusu dari puting saya campur darah saya, dan pada suatu waktu ketika kesakitan puting itu semakin menjadi. Kina benar-benar kehausan, saya coba pompa payudara untuk keluarin ASI tetap sakit. kena lidah bayi dan disedot dengan pompa semua SAKIT!!!

Mama tidak tega, lihat Kina kehausan sambil nangis hebat sampai dia kelelahan dan tangisannya serak, jAdilah Kina diberikan 2-3sendok bayi air putih/mineral/bening matang hangat untuk meredakan & mungkin memPAUSE tangisannya. WalAupun itu juga tidak meredakan rasa hausnya kArena hanya sekedarnya atau sedikit banget. Setelah itu ya nangis kenceng lagi karena belum dapat susu favoritnya. *baca: ASI gw*

Sementara di saat yang sama, saya masih berkutat dengan bloody breastfeeding dan pompa yang sama menyakitkannya.

Lalu saya merasa CUKUP menangisi keadaan dan di saat yang sama saya memaksakan diri menyusui Kina.
Yang penting dalam pikiran saya, Say goodbye to air putih! Enough is enough cukup sekali saja *rasa bete,depresi dan baby blues syndrome, lelah fisik,lelah emosional melihat Kina minum air putih semua jadi satu*

Saat itu juga saya memilih puting yang lukanya tidak terlalu parah dan rasa sakitnya bisa saya tolerir, lalu saya kompres air panas sebentAr dan lanjut semangat menyusui Kina sambil nangis bombay kayak di film-film India.

Bloody Breastfeeding ini berlangsung beberapa minggu. Dan solusi saya supaya Kina jangan sampai minum air putih lagi selama periode 6 bulannya, saya selalu memaksa mendorong diri saya TO THE MAX untuk lupakan rasa sakitnya dan menerima ikhlas sakit itu sambil mringis&nangis untuk meredakan sakit.

Setelah menyusui saya kompress puting dengan air hangat/panas, kemudian saya kipas-kipas *payudara kemana-mana deh di kamar tidur* supaya lukanya cepet kering dan pulih.

Dan jika Kina ingin menyusu lagi, saya pilihkan payudara yang sudah lumayan sembuh. Walaupun ketika sudah lumayan sembuh lalu kena lidah Kina dan perlekatannya masih belum benar jadi luka lagi (-_-!) *ngeks huiks huwaaaa perih perrriiih pedih

Sampai akhirnya saya demam, tapi tidak tinggi namun merasa meriang dan nyeri di puting. Tetap semangat menyusui dan banyak tidur/istirahat. Belum lagi perut bekas sayatan operasi rasanya masih senat senut. Tapi demi menyusui Kina saya harus bisa melalui semua itu. TO THE MAX!!!

Akhirnya bloody Proses menyusu dan menyusui ini berakhir setelah sebulan lamanya. Setelah sebulan Menyusui sudah tidak kesakitan lagi, luka&kawah luka sudah sembuh, sudah jarAng demam lagi dan saya sangat menikmati proses menyusui Kina malah cenderung ketagihan. Hahahahah

I’m not a perfect mother and i will never be…
You’re not a perfect daughter, and you will never be…
But put us together and we wand we will be the best mother and daughter we would ever be🙂

Mommy loves you Kirana

20130831-111134 PM.jpg

Keterangan Gambar : tangan Kina kalau lagi nyusu. Semacam berdoa gitu. Hahaha kalau mood lagi Ok, dia biasanya pegang payudara saya.

4 thoughts on “How to breastfeeding naturally???

  1. Mbak Masya Allah perjuangannya…..smangat terus ya mbak, skg sy jg sdg mngalami puting lecet… Baca tulisan ini jd brasa gak sendirian..smangat. Quote nya jg bagus bgt, aku kutip ya mbak…🙂,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s