Hamil itu anugerah dan jangan dipertanyakan

Sejak hamil, saya sering banget nongkrongin forum ibu-ibu hamil. As a silent reader aja sih, soalnya kadang bingung juga mau menimpali diskusi secara saya belum expert juga jadi bumil.

Satu hal yang saya concern banget ketika membaca-baca forum adalah betapa hamil itu anugerah dari yang maha kuasa. Banyak sekali ibu-ibu yang suka posting di forum belum dikarunia debay *dedek bayi* maupun keguguran *amit-amit* dan ada yang hamil setelah menjalani berbagai macam usaha.

Saya sendiri sempat mengalami situasi seperti itu dalam lingkungan saya. Kebetulan kehamilan saya yang pertama ini adalah mukjizat dan besar sekali campur tangan Tuhan di dalamnya. Bayangkan saya dan suami tinggal berjauhan alias beda kota dan hanya bertemu sebulan sekali. Sebulan (1 kali menstruasi) setelah menikah saya dianugerahi kehamilan. Dan sesuai dengan umur kandungan saya sekarang dikombinasikan dengan hari pertama haid terakhir saya, pembuahan terjadi ketika saya dan suami sedang dalam agenda bertemu sebulan sekali. TokCer banget!

Ada beberapa hal yang terkadang membuat miris hati saya ketika membaca suatu postingan di forum yang isinya adalah

  • Beberapa ibu sudah melakukan promil *program hamil* mulai dari pemeriksaan sampai bayi tabung tapi belum juga kunjung mendapatkannya debay. Hampir semua proses kesehatan dilalui mulai dari mengontrol makanan, berat badan hingga periksa sperma suami. Langkah ini adalah langkah yang paling cerdas, dimana ketika lama belum mendapatkan keturunan maka suami dan istri wajib memeriksakan diri ke dokter, dan ketika ditemukan adanya kelainan pada sel telur maupun sperma , maka bisa segera diobati.
  • Ketika periksa lalu suami dan istri dinyatakan sehat , hanya belum waktunya saja diberikan debay, ini juga yang bikin saya melek “tiap orang punya waktunya sendiri” mungkin Tuhan melihat dari segi yang tidak bisa terjangkau oleh mata kita. Dalam hal ini pasangan suami istri hanya bisa pasrah , menunggu dan terus berdoa serta memperbaiki sikap.
  • Lalu terkadang saya membaca sebuah postingan yang isinya mencurigakan seperti pertanyaan hamil atau tidak jika berhubungan badan dengan memakai baju dll. Sangat ironis dimana sebagian besar isi forum adalah ibu-ibu yang sangat mendambakan keturuan namun si satu sisi ada seorang perempuan yang betapa ketakutan mendapatkan debay.
  • Kemudian ada juga ibu-ibu yang memposting sebal karena selalu ditanya “kapan hamil?” , ” udah isi belum?” dll. Yang ini saya bisa sangat paham. Karena dulu saya sempat mengalaminya. Baru sebulan kami menikah, sudah ada ibu-ibu usil salah satu tetangga mertua bertanya sambil mengelus-elus perut saya ” sudah berapa bulan?”, kontan saja waktu itu saya kesal dan marah. Kesal karena ibu-ibu itu ga punya pikiran bener, kami ini pengantin baru sebulan, masa ya tiba-tiba langsung isi berbulan-bulan?!. Bete karena itu ibu tiba-tiba mengelus-elus perut saya seenaknya ga punya sopan. Marah karena meskipun saya baru sebulan menikah, tapi entah kenapa pertanyaan “sudah isi atau belum” itu menohok hati saya yang paling dalam ,saya hamil atau engga kan bukan urusan itu ibu-ibu,dan seandainya saya belum hamil apakah kehamilan itu suatu target yang harus diselesaikan dalam jangka waktu dekat?!  saya saja yang baru sebentar menikah sudah bete apalagi yang sudah bertahun-tahun menikah dan masih ditanyai seperti itu.

So… intinya adalah Kehamilan itu merupakan anugerah dan campur tangan yang kuasa *Dia bisa kasih dan Dia juga bisa ambil* sekalipun ilmu medis saat ini sudah sangat canggih.

  • Ketika seorang perempuan dikarunia kehamilan syukurilah. Dan apabila belum menikah maka syukurilah juga, jangan melakukan tindakan yang tidak manusiawi seperti menggugurkan/aborsi, yang harus diwaspadai adalah memilih suami Jangan karena hamil maka sembarang  menikah dengan tujuan menutupi aib apalagi jika belum kenal dekat&yakin dengan calon suami.
  • Kalau ada teman / kerabat yang baru menikah atau sudah lama menikah, ga usah sok usil mempertanyakan sudah hamil atau belum. Kita boleh bertanya dan memberi saran seandainya teman/kerabat kita terbuka menceritakan, Jika tidak JANGAN PERNAH BERTANYA! tapi DOAKANLAH.

Alangkah lebih baik jika kita berkata : Semoga cepat hamil ya…Saya doakan Semoga cepat dikaruniai debay

daripada kita bertanya : sudah hamil belom? atau  koq sudah lama belum isi juga?, sekalipun kita bertanya dengan wajah polos sambil tersenyum dan memang tidak ada maksud jelek, trust me, itu menyakitkan kawan!

Hamil bukan perlombaan,tidak ada yang menang maupun kalah dan Hamil adalah anugerah & mukjizat Tuhan jangan dipertanyakan.

Terakhir bagi ibu-ibu yang masih menantikan Debay , sabar ya…Semua akan Indah pada waktuNya dan jika semua Indah jagalah baik-baik. Selama masih mengusahakan kehamilan, berusahalah secara medis dan rohani, jangan stress,jangan terlalu menginginkan / menggenggam erat, karena biasanya sesuatu yang terlaku diinginkan/digenggam erat justru malah akan semakin jauh. Pasrahkan&Percayalah padaNya…Debay akan datang ketika Tuhan melihat kita sudah siap.

Bless You All With Love, Bumil🙂

 

PS: buat ibu-ibu usil yang suka tanya-tanya reseh soal hamil pada pengantin baru, saya harap gunakanlah mulut dan suara anda sebijak&secerdas mungkin daripada rempong rumpi ga jelas.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s