Menghitung Usia Kehamilan

Nah ini nih topik yang suka bikin bingung para bumils dan pakmils

Gimana sih caranya menghitung usia kehamilan? Pada dasarnya kehamilan itu berlangsung selama *patokannya* 40 minggu. Dengan tawar menawar bayi lahir pada saat 38 minggu atau maksimal 42 minggu. Antara 32-38 minggu , bayi sudah bisa lahir tapi masih termasuk kategori prematur, lebih dari 40 minggu selama bayi masih dalam keadaan sehat dan air ketuban belum kotor bayi masih tidak boleh dipaksa lahir sampai berumur maksimal 42 minggu dalam kandungan. Jika sudah mencapai 42 minggu, terpaksa dirangsang untuk segera keluar supaya kesehatan bayi dan ibu lebih stabil dan aman.

Lalu hitungan minggu itu dihitung darimana? Dihitung dari pembuahan.

Kapan pembuahan terjadi ? pada saat sel sperma menembus indung telur, dan menempel pada rahim.

Yang bisa dihitung adalah masa subur wanita dan frekuensi berhubungan seks dan mengukur kecepatan rata-rata pergerakan sperma sampai ke ovarium. Nah! dalam minggu atau hari-hari itulah pembuahan bisanya terjadi.

Bagaimana caranya tau tepatnya kapan secara alami saat pembuahan adek bayi terjadi ? cuma Tuhan dan adek bayi dalam kandungan yang tau kapan terjadinya peristiwa ajaib ini🙂

Sehingga Biasanya para dokter kandungan *setidaknya dari apa yang saya alami dengan 3 dsog saya*, lebih suka berpatokan dari HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) sampai 40 minggu dan didukung oleh hasil USG, nah ini pulalah yang suka menyebabkan suatu kehebohan dalam rumah tangga.

Saya berikan ilustrasi…

Misalnya seorang perempuan mendapatkan menstruasi pada tanggal 1 Januari dan akan mendapatkan menstruasi kembali tanggal 1 februari. Lalu dia menikah pada tanggal 12 Januari. Dengan frekuensi haid yang normal dan perhitungan masa subur yang normal *tanya aja sama DSOG, bukan kapasitas keilmuan saya menjelaskan kenormalan dan masa subur itu gimana* pengantin barupun mulai beraksi. Lalu pada tanggal 7 februari perempuan tersebut sudah tidak menstruasi lagi alias hamil.

Berapakah usia kandungan perempuan itu ? Usia kandungannya jika dihitung dari HPHT adalah 5 minggu 3 hari. Nah lho, padahal perempuan tersebut baru menikah sekitar 4 mingguan.
Apakah dia hamil duluan ? jawabannya jelas TIDAK. Tapi perempuan itu adalah perempuan yang sangat amat diberkati Tuhan karena sekali jalan langsung tokcer hihii

Nah sekarang kenapa usia kandungan itu dihitung dari HPHT , karena pada dasarnya menurut yang saya baca di berbagai penjelasan dokter secara biologi, pada saat menstruasi hari pertama itu adalah luruhnya sel telur yang tidak dibuahi, setelah luruh maka sel telur akan berproduksi lagi menjadi sel telur baru dan bersiap untuk ovulasi lalu dibuahi oleh sperma. Ovulasi biasanya normalnya terjadi setelah menstruasi dan sebelum menstruasi berikutnya dan bertahan selama beberapa hari , sehingga jika pada saat itu melakukan hubungan seksual maka akan terjadilah keajaiban sel telur tersebut menjadi embrio lalu tumbuh jadi janin. Sel telur baru inilah cikal bakal seorang bayi, walaupun belum dibuahi sel telur ini sudah membawa kromos0m ibu hanya tinggal menunggu bertemu dengan kromosom ayah maka jadilah embrio.

Berdasarkan HPHT , maka usia kandungan yang sangat matang dan pas untuk dilahirkan itu dihitung sampai usia kandungan sudah mencapai 40 minggu. Namun jarang sekali yang tepat pada saat 40 minggu lahir… biasanya lebih atau kurang 2 minggu dan hanya Tuhan dan bayi yang tau tepatnya kapan dia akan lahir ke dunia.

Kondisi Saya : Saya sendiri masih harus melalui 1 kali menstruasi lagi aka 1 bulan setelah menikah dan pakai urusan cacar pula baru dinyatakan hamil. Puji Tuhan saya dan baby little boo ini baik-baik dan sehat-sehat saja setelah tes darah.

*************************

Bagaimana dengan USG? hasil usia kandungan di USG tidak selalu sama dengan HPHT. Setiap perempuan keadaannya beda-beda. Tapi normalnya kurang dari HPHT. Karena USG itu patokannya adalah ukuran pertumbuhan janin dalam perut ibu. *Kalau ini sih jelas bisa dilogika ya, alat USG itu kan diprogram seperti kita memprogram komputer yang membuat adalah programmernya berdasarkan tabel ukuran kandungan dan janin, misalnya ukuran janin 3 cm itu adalah 8 minggu dll*. Sehingga di program ini akan berpatokan dari ukuran janin yang diukur dokter dan ukuran-ukuran keadaan janin lainnya berdasarkan tabel atau kondisi (IF condition..) yang dicoding oleh programmer.

Sehingga…jika pada suatu waktu si ibu mengalami mual dan muntah yang hebat atau kurang gizi, bisa saja janin yang dari HPHT harusnya umurnya sudah 8 minggu. Namun pada saat diukur dengan USG , karena gizinya kurang dan pertumbuhan janin sedikit lambat dimana seharusnya 8 minggu itu misalnya adalah 3cm namun kali ini kurang banyak dari 3 cm, jadilah umur janin berdasarkan alat USG bisa kurang dari 8 minggu *Amit2 yaaa bumils, jangan sampai pertumbuhan janin kita terhambat, ayo semangat makan makanan bergizi ! dan jangan sakit *

Biasanya sih antara HPHT dan USG jaraknya beda antara 1-2 minggu.

Jadi biasanya DSOG tidak hanya berpatokan pada salah satu tolok ukur saja, namun mencocokkan antara HPHT dengan hasil USG dan kondisi plasenta dan organ lainnya dari si janin. Patokan utama tetap HPHT.

Kondisi saya : Hasil USG dan HPHT saya sampai saat ini sudah 4 kali USG akhirnya stabil di jarak 1 minggu. HPHT dulu dibandingkan hasil USG. Dulu pada awal-awal, jaraknya 2 minggu. Setelah 2 bulan terakhir saya ngebut vitamin dan makan apa aja yang bergizi buat baby jadinya *Puji Tuhan* maju seminggu. Sekarang menjaga asupan gizi supaya tetap stabil dan sehat. Tumbuh sehat ya nak🙂 Mommy Love you🙂

P.S : Tulisan ini membantu menjawab kepenasaran saya terhadap perhitungan usia kandungan *maklum bumil baru* berdasarkan pengalaman konsultasi pada saat kontrol kandungan dengan para DSOG dan banyak membaca artikel kehamilan. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai masa subur, kecepatan sperma dll hubungi DSOG terdekat dan jika analisa tulisan saya keliru mohon dibetulkan. ^^

HAPPY PREGNANT !

One thought on “Menghitung Usia Kehamilan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s