Me and Hubby stories

Ga tau, mau masukin tulisan ini ke kategori apa, akhirnya sementara ini masukin ke wedding page dlu aja munpung masih fresh.

Berawal dari melihat beberapa foto “agresif” di fb teman & cerita2 serta pola pacaran teman2 yang suka pasang foto berduaan seabrek2 lalu dengan mesranya si cewek cium2 cowoknya dan jenis panggilan seperti “mama papa” dan “ayah bunda” yang marak dilakukan oleh pasangan teman2 yg belum menikah.

Saya jadi tergelitik untuk mem flashback jaman pacaran ama si hubby ini dulu.

Setelah diinget2, dua tahun kami pacaran, jarang banget kami foto berduaan difoto maupun memfoto diri sendiri&mempostingnya. Apalagi hubby yang emang paling males kalo difoto2 ga penting #mungkin buat hubby saya ygmacho abis ini, cowok difoto itu kaya cewek wkkwk

Lalu untuk panggilan sayang, kami punya panggilan sayang masing2. Tapi yg jelas bukan ayah bunda atau papa mama. Yang menurut saya gak logis dan LEBAY jika dilakukan oleh orang yg baru pacaran. Lha wong blum karuan nikah, panggilannya uda kaya punya anak aja.

Tapi ya, bukan berarti selama kami pacaran lalu kami gak mesra lho. Buktinya kami bisa sampe nikah dan memutuskan menua bersama gini. Justru foto berdua kami itu lebih banyak ketika setelah nikah #y iyalah foto nikahan! Dan pAnggilan sayang kami jadi bertambah yaitu saling panggil papa mama #trnyata sudah waktunya

Moment berkesannya buat saya adalah, saya benar2 menikmati perbedaan besar antara sebelum menikah dan setelah menikah selain “hubungan suami istri”. 2 hal di atas contohnya panggilan sayang dan narsis bersama #hello we are a real couple now!

Intinya kesabaran kami berbuah manis. Saya cuma ga bisa bayangin aja kl pas pacaran uda panggil ayah bunda papa mama, lalu pas nikah&punya anak gregetnya sebuah panggilan sayang itu ada dmn?

Iya kalau jd nikah, kalau engga? #amit2 ya yang ini.

Tapi pelajaran yang bisa saya petik adalah tetep “Sabar”. Nikmati aja, semua ada waktunya.
Kalau masih pacaran ya santAi aja, nikmati sebagamana mestinya, ga usah seperti orang “kebelet” nikah. Hobi foto2 berdha yang bisa dijadikan koleksi semuseum&panggilan layak nya suami istri.
Nanti semua itu akan ada waktunya…:)

Bagi saya dan hubby, yang membuat hubungan kami awet bukan serignya foto berdua sambil peluk2an/cium2an maupun panggilang sayang “level suami istri”.

Tapi KOMITMEN di saat mesra maupun sedang berantem hebat. Itu yang harus diperjuangkan nak !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s