Saya anak kos – 3

Hiyaahhh mau melanjutkan sekuel ketiga dari tulisan saya disini dan disana

Jadi ceritanya adalah kemarin saya gak mandi setengah hari , karenaaa Air di kosan saya mati dan kuotor…. melihat dari kotornya kayaknya itu tangki air ga dibersihkan selama seabad deh sampe lumutnya jadi kering, setelah melalui tahapan-tahapan air kotor, kemudian keluar hanya sedikit seperti tersumbat dan akhirnya MATI MAMPET PET…di hari minggu cerah yang niatnya saya mau berjalan-jalan keluar akhirnya jadi tidak jadi karena -gak mungkin dong saya gak mandi mau keluar rumah- , dan kerennya lagi di sela-sela ketiadaan air yang seperti padang gurun itu, saya memutuskan untuk memasak !

Menggoreng ikan yang sudah 4 hari lebih nginep di freezer, dan sayapun menggoreng dan mencuci ikan dengan segala keterbatasan yang ada dan memakai air mineral dari galon yang -katanya- sudah disuling dan siap minum ! setelah sore hari sebelumnya ketika air sudah kotor banget, saya mandi dengan air galon itu ! *astagaaa kaya bener sih ampe mandi pake air galon matang hahaha*

dan kekonyolan lainnya yang hampir terjadi adalah saya memutuskan menelpon tempat spa langganan saya , dengan harapan bisa booking spa dadakan. Kalau air dirumah mati, setidaknya saya bisa sambil spa kemudian mandi langsung deh disana hahahaha

Tapi harapan saya itu pupus, karena -namanya juga dadakan- sehingga mereka penuh ! dan hanya kosong sore hari, yaelahh keburu jadi yogurt deh eike…akhirnya sisa hari tanpa air sekosan itu saya habiskan dengan membaca novel dikamar sembari berdoa semoga airnya cepat hidup dan tidak kotor lagi, sekitar jam 3 sore doa saya terkabulkan, air hidup ! lalu cepat-cepatlah saya mandi dan pergi ke gereja.

P.S: kalau hari itu air tidak hidup, mungkin saya akan pergi ke gereja tanpa mandi *another crazy idea* dan si cami melegalisir dengan kalimat “gak papa, Yesus akan memakluminya ” (-_-!)

Itu baru air  sekarang, makanan ! hal yg paling disukai anak kos adalah makanan🙂 entah kenapa 2 hari berturut-turut kemarin saya mendapatkan rejeki makanan gratis trus, pertama yaitu

Kue Tart coklat  hasil persembahan dari seorang mahasiswa yang kebetulan dosennya adalah teman kos saya, karena tak sanggup menghabiskan sendiri dan jelas-jelas ga bakal muat masuk kulkas kos yang udah sedikit mirip ama tempat sampah itu , maka diputuskan untuk menikmati kue itu beramai-ramai sepuasnya *tapi siapa sih yang puas makan tart? paling 1 slice aja udah eneg hahaha

– Kue tart yang belum tersentuh peradaban dunia kos –

Rejeki lainnya datang di malam minggu bolong pada saat nonton tivi, secara ya, malam minggu itu acara tivinya bagus-bagus dan nangkringlah saya di atas tivi eh bukan! di depan tivi , lagi asik-asiknya menikmati acara tiba2 datanglah adek kos saya *semua yg kos diana udah saya anggap keluarga sendiri* , dan dia membawakan sebungkus mie bromo di malam minggu laper tapi males masak ataupun keluar itu , Hiyaaa senenglah si dessy ini menerima bingkisan amal itu

Mie ini rasanya sama aja seperti mie-mie lainnya, buat saya tetep enak bakmi Gm lah , tapi akrena gratis ya tentu saja rasanya jadi berkali-kali lipat enaknya mwahahaha

*Terima Kasih Tuhan :)*

Yep inilah sekelumit cerita saya mengenai jadi anak kos, anak gak enaknya dan ada enaknya juga , gak enaknya sih paling kalau denger suara-suara ribut oleh oknum-oknum yang sok ga ngerti kalau suaranya cempreng dan keras banget di telpon dan nyetel tivi dengan volume tinggi seakan2 telinganya habis kesumbet lumpur sawah , apalagi kalau lg nelpon ,aduh amit2 pengen saya tendang kembali ke alamnya sonoh hahaha

Sabaarr..sabaarrr

Ini ceritaku, apa ceritamu ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s