Bandung

Yihaaa ~ minggu lalu saya baru saja liburan ke bandung , awalnya sih tugas kantor, lalu saya memperpanjang libur menjadi acara pribadi sekalian ketemu cami.

Perjalanan dimulai di pagi hari subuh, jam 3 saya sudah dijemput oleh rombongan kantor dan diantar menuju ke stasiun surabaya Gubeng, YES ini pertama kali saya naik kereta api eksekutif argo wilis. Sekitar jam 7 KA Argowilis mulai berjalan, dan saya harus melalui 12 jam perjalanan menuju bandung. 4 jam pertama okelah , masih euforia, 3 jam selanjutnya tidur, 2 jam selanjutnya makan siang sambil bercanda dan mulai sedikit gelisah, sisa jam selanjutnya sangat gelisah #yaelahhh lama banget sampainya.

Jam 7 malam kereta akhirnya sampai setelah melalui perjalanan panjang berbagai macam kota. Karena sudah malam dan di kereta seharian, maka kegiatan yang paling menyenangkan buat saya adalah makan , mandi dan tidur. Besok paginya, baru sy melihat bandung itu seperti apa, kalau saya bilang sih, Kota vintage🙂

Dimana-mana terlihat kuno tapi modern, dan macet dimana-mana, pesan taxi astagaa sejam belum tentu nongol, dan hitungan traffic lightnya lama betuuulll….

Hari pertama dihabiskan untuk acara kantor, dan sorenya sedikit mengunjungi distro, teman-teman kantor perempuan saya *baca:para ibu2* semangat sekali untuk berbelanja, yang saya herankan adalah yang dibeli barang-barang yang sudah ada dimana-mana di kota lain, bahkan di malang pun ada, at least tidak harus ke bandung jauh2 buat beli kaos berbahan kiwir2 dan baju2 sejenis lainnya.Soal harga menurut saya juga sama aja, emang beberapa distro menerapkan prinsip diskon 50% semua barang, tapi itu juga dengan harga yang sudah dinaikkan sebelumnya dan segala macam syarat yang berlaku. Jadi pertanyaan saya adalah “kenapa mereka niat jauh2 ke bandung/jakarta untuk belanja jenis barang, kualitas barang dan harga yang sama aja dengan di kota lain?”. Ini komentar saya soal distro dan kehebohan berbelanja ibu2…

Sorenya, cami datang menyusul ke bandung, seperti biasa dengan sebuket bunga mawar buat saya *what wonderfull world :)* dan kamipun langsung menghabiskan malam dengan meyusuri jalanan kota abndung berjalan kaki di daerah kota tua.

Keesokan harinya, saya dan cami pergi ke bandung supermall. Dengan satu niat tulus ikhlas yaitu : BERMAIN DI TRANS STUDIO !! *oke daripada belanja saya lebih senang mengunjungi tempat-tempat seperti ini hahahha* Kami datang kepagian, ticket booth baru bukan jam 9 kami datang jam  8.30 hahha NIAT BANGET

Dengan ahrga tiket 150.000 kami memasuki trans studio disambut oleh pegawai2 trans yang menari-nari dengan ramah untuk pembukaan sebelum arena dibuka *kesan saya, it’s like a mini disneyland🙂

kamipun bermain semua arena sepuasnya  #kecuali bagian arena vertigo dan segala macam arena yang bikin pusing lainnya hanya cami yang main, saya takut pusing dan mual hahah *ndeso*. Total waktu yang kami habiskan di trans studio sekitar 4 jam untuk bermain dan menikmati wahana-wahana yang ada. Untuk parade dan lain2 karena waktunya siang dan sore hari dan waktu kami terbatas karena sorenya harus bertolak ke jakarta, jadi kami putuskan untuk tidak menunggu parade. Jujur saya lebih suka jalan di mall bandung dan melihat merk-merk Zara, Tod etc ketimbang jalan-jalan di distro #at least ono rego ono rupo

But anyway, satu hal yang saya senangi di bandung adalah traffic light dan angkotnya di daerah dago, karena disana banyak pengamen ber-biola,  dengan lagu-lagu dan teknik permainan yang baik 🙂

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s