Youth Orchestra

Konsep Youth Orchestra sebenarnya sudah familiar di kalangan pemusik dan penikmat musik klasik, Terdiri dari dua kata yaitu “Youth” yang artinya generasi muda dan “Orchestra” yang artinya sekumpulan alat musik yang dimainkan menghasilkan suatu harmony. Sehingga menjadikan Youth Orchestra yang memiliki makna Sekumpulan musisi-musisi muda yang berlatih bersama-sama , memainkan komposisi yang berbeda-beda dan menampilkannya secara bersama-sama. Secara garis besar sebetulnya konsep awal terbentuknya sama, yaitu membentuk suatu wadah bagi para musisi muda yang minim pengalaman, untuk bermain dan dilatih bersama musisi profesional lainnya sebagai media untuk berlatih mental, kepercayaan diri dan keahlian bermusik. Kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman saya bergabung dengan Youth Orchestra ini. 

Pertama kali saya bergabung dengan Youth Orchestra pada tahun 2006, bertahun-tahun sebelumnya saya bermain secara lepas dengan band untuk wedding ceremony atau resepsi dan acara perayaan lainnya  dengan konsep mini orchestra/string quartet, Jadi pertama kali saya merasakan dan mengenal konsep sebuah orchestra adalah disini masih bertempat di kota kelahiran saya Denpasar dan bernama BALISae (Bali String Ansamble). Pendiri BaliSae adalah ibu saya🙂 , Ms.Wahyu, Ms.Dwi, dan Mr.Indra bekerja sama dengan beberapa guru-guru musik (strings teacher – violin, viola, cello, guitar and bonus Piano). Konsep BaliSae ini adalah organisasi non profit yang murni memberikan wadah bagi para anggotanya untuk dapat berlatih , tampil di acara-acara besar dan bahkan mengadakan konser sendiri setiap tahunnya, saat itu yang menjadi konduktor nya adalah Mr.Indra dan saya menjadi Concert Masternya. Sebuah pengalaman menarik dimana sebagai concert master terkadang tidak hanya mempelajari pastitur biola 1 saja tapi jg bermain solo dan kesleuruhan partitur untuk apat membantu konduktor mengontrol harmonisasi pada saat konser atau perform.

Ketika saya pindah ke Jogja, saya tidak ingin kehilangan aura musik *apa coba aura musik ?!* akhirnya walaupun tugas utama saya di kota itu adalah kuliah, Jadilah di sela-sela waktu senggang saya berkelana dengan musik *apalagi Jogjakarta adalah kota yang terkenal dengan keseniannya ,waaah jangan sampai terlewatkan*, kemudian di sela-sela petualangan saya bermusik bertemulah saya dengan sebuah youth orchestra di kota jogja yang bernama Amari. Dikelola oleh Mr.Fafan yang seorang master biola Indonesia (Twilight Orhcestra – Saunine) bersama dengan istrinya Ms.Elok dan guru-guru musik di jogja lainnya. Konsep Amari sama dengan youth orchestra pada umumnya, memenuhi kebutuhan pelatihan mental perform bagi para musisi-musisi muda di kota itu, tapi sayangnya karena kesibukan saya kuliah , saya bergabung dengan Amari hanya sebentar dan hanya sempat bergabung di acara home concert saja.

Petulangan youth orchestra teranyar adalah di kota malang , saat ini saya sudah tinggal di malang dan cerita bergabungnya saya dengan orchestra ini adalah karena ajakan seorang teman kantor yang kebetulan tahu bahwa saya bisa bermain biola lalu mengajak saya untuk bergabung dan sharing pengalaman dengan para musisi-musisi muda ini. Nama mereka adalah Malang Youth Orchestra (MYO), youth orchestra ini dibentuk oleh seorang guru gitar bernama Mr,Agung. Selain konsep wadah bagi para musisi muda , karena mendapatkan bantuan dari sebuah foundation berupa seprangkat alat-alat orchestra lengkap dengan junlah yang banyak, maka hal ini sangat membantu MYO dalam mewujudkan visi dan misinya yaitu ingin merakyatkan musik klasik dan memberikan wadah bagi para calon pemusik berbakat yang kurang mampu (anak panti asuhan dan mungkin anak jalanan) untuk dilatih dan bergabung bersama MYO *Ya bagaimanapun juga banyak  musisi besar yang berasal dari ketidakmampuan namun bakat merekalah yang membawa mereka pada ketenaran*. Ini juga yang menjadi alasan terkuat saya untuk stay di MYO ini adalah visi dan misi mereka yang sesuai dengan pelayanan saya di dunia ini.

P.S : Bagi para musisi-musisi muda yang les privat di rumah , jangan takut tidak bisa berkembang, karena jika kalian membuka mata , sebenarnya banyak sekali wadah bagi kalian untuk mengembangkan sayap sebagai landasan terbang tinggi meraih cita-cita J dan jangan minder dengan teman yang berasal dari sebuah intitusi musik atau yang memang bersekolah musik, karena kemampuan bermusik pada intinya adalah LATIHAN.  

One thought on “Youth Orchestra

  1. Pingback: Dwipantara 1st Concert on 2012 « Delightful Dessy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s